Emma yakin dirinya bahagia. Ia memiliki karier yang sukses, pacar yang penyayang, orang tua yang hebat, dan ia berbakat, lucu, serta cerdas. Hingga suatu hari ia tiba-tiba dan ‘sukarela’ berakhir di bangsal psikiatri sebuah rumah sakit. Korsleting? Kelelahan mental? Ia berpikir ini pasti kesalahan besar. Karena ia adalah orang yang benar-benar normal. Benar kan?














